Jasa Pembuatan Web Kebumen,web design kebumen,Website Kebumen,Web design Kebumen Profesional,Web Design Yogyakarta,Pembuatan Website Yogyakarta

APBD Padang 2013 Mencapai Rp 1,6 Triliun

Posted by Javawebmaster - 2 Desember 2012 - APBD Padang 2013 - No Comments

Padang – Setelah sempat tertunda tiga kali penjadwalan sidang paripurna, akhirnya DPRD Kota Padang dapat mengesahkan APBD 2013 sebesar Rp 1,6 triliun. Pengesahan ini dilakukan setelah fraksi-fraksi di lembaga legislatif tersebut menerima dan menyetujui rancangan yang telah dibahas sejak beberapa bulan lalu. Namun APBD tersebut mengalami defisit cukup signifikan mencapai Rp 59,7 miliar.

“Walau demikian, Kota Padang merupakan daerah kedua yang tercepat dalam melakukan pengesahan APBD 2013 setelah Kabupaten Pasaman mengesahkan beberapa waktu lalu,” ungkap Zulherman, Ketua DPRD Kota Padang, saat memimpin rapat sidang paripurna, kemarin.
Rapat sidang paripurna yang dihadiri oleh Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan beberapa SKPD serta tamu undangan.

Pendapatan asli daerah (PAD) Padang hanya sebesar Rp 232,213 miliar, selebihnya merupakan dana perimbangan dari pusat dan pendapatan lain-lain yang sah.

“Dimana pendapatan ditargetkan sebesar Rp1,619 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai¬† Rp 1,679 triliun,” jelasnya.

Selanjutnya, Zulherman menyebutkan dana untuk pendidikan yang sebelumnya hanya Rp 42 miliar, meningkat menjadi Rp 52 miliar. Sementara itu, belanja daerah yang terdiri dari belanja tidak langsung (gaji pegawai dan hibah) mencapai Rp1,079 triliun dan belanja langsung hanya Rp 599,585 miliar atau sekitar 35 persen.

Lanjutnya, dana pendidikan itu dilakukan penambahan sebesar Rp10 miliar pada saat finalisasi akhir. Namun, penambahan dana pendidikan itu belum mencukupi dan butuh dana yang cukup besar guna meningkatkan kualitas. Akan tetapi karena keterbatasan kita baru dapat menambahnya senilai itu.

Ditambahkan Zulherman, dalam APBD 2013 tersebut untuk pembiayaan daerah berupa penerimaan ditetapkan sebesar Rp 72,5 miliar dan pengeluaran sebesar Rp 12,72 miliar. Selain itu, dana PAD yang dihasilkan terdiri dari pajak daerah Rp 153,005 miliar, retribusi daerah Rp 51,71 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 9,5 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 17,997 miliar.

Dana perimbangan terdiri dari dana bagi hasil pajak atau bukan pajak sebesar Rp 53,17 miliar, dana alokasi umum Rp 1,003 triliun dan dana alokasi khusus Rp 81,84 ,miliar. Sedangkan untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah terdiri dari hibah Rp 654,53 juta, dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainya sejumlah Rp 72,163 miliar, dana penyesuaian dan otonomi khusus Rp 176,280 miliar.

“Anggaran belanja daerah dalam APBD 2013 tersebut diselaraskan dengan sumber-sumber pendapatan dan penerimaan daerah seperti dari dana bagi hasil pajak dan non pajak, dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK),” tutup Zulherman.