Jasa Pembuatan Web Kebumen,web design kebumen,Website Kebumen,Web design Kebumen Profesional,Web Design Yogyakarta,Pembuatan Website Yogyakarta

17 Gelandangan Dirazia

Posted by Javawebmaster - 8 Februari 2012 - Berita Kota, Purwokerto - No Comments

BERITA PURWOKERTO

PURWOKERTO- Sebanyak 17 orang yang merupakan pengemis, gelandangan, pengamen, dan orang telantar (PGPOT) kembali terjaring operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyumas, Rabu kemarin (8/2).

Operasi yang dilakukan di sejumlah jalan utama di Purwokerto sempat menarik perhatian warga. Terlebih saat petugas mengejar PGPOT yang lari saat melihat petugas. Beberapa orang PGPOT yang dioperasi juga sempat berontak saat hendak dibawa, dan hal itu sontak menarik perhatian orang-orang yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Satpol PP Kartiman mengatakan dari sejumlah PGPOT yang terjaring kebanyakan masih muka lama. Setelah terjaring, mereka akan dititipkan di Balai Rehabilitasi Sosial di Banjarnegara.
”Akan dikirim untuk pembinaan ke Balai Rehabilitasi Sosial, harapannya agar mereka tak melakukan hal serupa dikemudian hari,” katanya.

Anak-anak

Adapun tentang PGPOT anak yang ikut terjaring, ia mengatakan mereka akan dikembalikan pada orang tua masing-masing. Di antara anak yang terjaring ternyata masih ada yang bersekolah. ”Kami kembalikan, kasihan… karena masih bersekolah.”
Sementara Kepala Seksi Operasi dan Penindakan Satpol PP, Roni Hidayat, mengatakan, orang tua dari anak-anak yang terjaring juga sudah diminta membuat surat pernyataan kesediaan membina dan mendidik setelah diserahkan pada orang tua.

Dia menambahkan, penyandang psikotik (orang gila) tak menjadi sasaran dalam operasi kali ini. Hal itu disebabkan sarana rehabilitasi bagi penyandang psikotik untuk sementara kapasitasnya telah penuh.  ”Kegiatan akan lebih diintensifkan, agar Purwokerto terlihat lebih tertib,” katnya.(K17-17)

BERITA PURWOKERTO

No comments

Tinggalkan Balasan