Jasa Pembuatan Web Kebumen,web design kebumen,Website Kebumen,Web design Kebumen Profesional,Web Design Yogyakarta,Pembuatan Website Yogyakarta

Pantura Tersendat oleh Pasar Tiban

Posted by Javawebmaster - 19 Maret 2012 - Tegal - No Comments

Berita Tegal

TEGAL – Keberadaan pasar tiban yang muncul tiap minggu pagi mulai pukul 05.00 hingga pukul 10.00, di depan Taman Yos Sudarso, atau di halaman depan Kantor Pos, Gedung DPRD dan Mapolres Tegal Kota, membuat jalur pantura arah Jakarta ke Semarang dan sebaliknya, tersendat.

Ketersendatan arus lalu-lintas (lalin) di jalur pantura itu, akibat jalur utama dua arah di pantura itu dialihkan, sejak lebih dari dua pekan terakhir. Sebab ada perbaikan jalan dan gorong-gorong yang rusak parah di Jl Yos Sudarso, atau di sisi utara Mapolres Tegal Kota.

Akibatnya, kendaraan dari arah timur dan barat masuk lewat Jl Pemuda dan Jl Proklamasi. Tepat di depan Kantor Pos, tiap saat, ketika ada pasar tiban, banyak pengunjung pasar itu yang berseliweran untuk menyeberang. Bersamaan dengan itu, deretan melambat kendaraan besar yang melintas di dari Jl Pemuda menuju Jl Proklamasi dan sebaliknya.

Personel Sat Lantas Polres Tegal Kota yang siaga di depan Kantor Pos, sibuk mengatur arus lalin dan membantu warga yang akan menyeberang jalan. Baik menuju Jl Veteran maupun menuju ke pasar tersebut. Bila penyeberang cukup banyak, terpaksa kendaraan besar disetop untuk memberikan ruang jalan bagi penyeberang.

”Kami memang menempatkan personel khusus di depan Kantor Pos untuk mengatur arus lalin di jalur pantura. Juga untuk membantu warga yang akan menyeberang jalan. Sebab di lokasi ini, arus kendaraannya cukup padat dan rawan terjadinya kecelakaan,” terang Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Hendrawan Hasan SIK SH.

Perlu Relokasi

Sejumlah warga berpendapat, jika perbaikan jalan dan gorong-gorong di jalur pantura masih lama, maka keberadaan pasar tiban di Taman Yos Sudarso, sangat membahayakan pengunjung. Untuk menghindarinya, keberadaan pasar yang digelar tiap minggu pagi itu perlu direlokasi, atau dipindah untuk sementara waktu.

Jauh sebelumnya, muspida bersama tokoh masyarakat memang sudah berinisiatif untuk memindah lokasi pasar tiban itu masuk ke tengah kota. Yakni, berada di sepanjang Jl Veteran hingga Jl Jenderal Ahmad Yani. Hal itu karena banyak pedagang yang berjualan sampai meluber ke jalur pantura di Jl Yos Sudarso.

”Kalau sekarang, karena situasinya sudah berbeda dan demi keselamatan pengunjung dan pedagang pasar tiban, maka sudah selayaknya lokasi pasar ini dipindah untuk sementara. Bila di pindah di Jl Veteran hingga Jl Jenderal Ahmad Yani, lokasinya sangat tepat dan lebih mudah untuk pengamanannya dari sisi lalu-lintasnya,” kata pengamat hukum dan lalu-lintas Eddhie Praptono SH MH.
Menurut dia, di hari-hari biasa sejak dua pekan terakhir, arus lalin di jalur pantura selalu tersendat dan banyak kemacetannya.

Antrean kendaraan terjadi cukup panjang. Jika sekarang ketersendatan arus ditambah dengan adanya pasar tiba itu, maka perlu dilakukan antisipasinya.
Keberadaan pasar tiban di depan Gedung DPRD tersebut, kata dia, memang sudah cukup dikenal masyarakat luas. Bahkan sampai ke daerah sekitar seperti Brebes, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang.

sumber:SM